Ayah, Konten, dan Identitas: Studi Representasi Fatherhood di @howtodadnz
Abstract
Peran seorang ayah dalam pola asuh juga perlu dilibatkan layaknya yang dilakukan oleh seorang ibu. Tidak semua ayah dapat melakukan tindakan tersebut sehingga seorang anak merasa tidak memiliki figur seorang ayah yang baik (fatherless). Di Selandia Baru, seorang ayah bernama Jordan Watson mencoba keluar dari stigma tersebut bahwa identitas seorang ayah selalu harus maskulin atau kuat. Jordan membagikan konten yang menarik kepada khalayak dalam mendampingi anaknya melalui akun Instagram @howtodadz. Penelitian ini ditulis untuk menganalisis representasi fatherhood dari akun tersebut dengan menglaborasi empat aspek, yakni emotional intimacy, provision, protection, dan endowment dengan metodi analisis konten kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa seorang ayah tetap terlibat aktif dalam pengasuhan anak. Representasi fatherhood dapat terlihat dari rasa kasih sayang seorang ayah kepada anak dengan menyediakan waktu bersama, menumbuhkan rasa percaya diri, melindungi anak dari risiko sekitar, dan memperkenalkan kebiasaan yang positif.

