Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Banjir: Studi Pemahaman, Sikap, dan Perilaku Tanggap Darurat Masyarakat Kota Medan
Abstract
Penelitian ini mengeksplorasi strategi manajemen krisis banjir yang dikembangkan masyarakat lokal melalui pendekatan bottom-up dan perspektif community-driven crisis management. Pertanyaan penelitian mengkaji bagaimana masyarakat di Kota Medan mengelola krisis banjir melalui tiga fase terintegrasi: respons darurat, pemulihan pasca-bencana, dan adaptasi jangka panjang. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen lokal terhadap komunitas terdampak banjir November 2025, penelitian ini mengidentifikasi pola respons spontan berbasis pengetahuan lokal, mobilisasi jaringan sosial melalui kepemimpinan informal, dan pembelajaran kolektif yang mentransformasi perilaku adaptif masyarakat. Temuan menunjukkan bahwa masyarakat bukan aktor pasif melainkan responden aktif yang mengorganisir peringatan dini indigenous, sistem komunikasi darurat berbasis teknologi sederhana, dan gotong royong sebagai mekanisme pemulihan sosial-ekonomi. Penelitian ini menekankan pentingnya mengakui dan memperkuat kapasitas lokal komunitas dalam kebijakan penanggulangan bencana yang kolaboratif dan partisipatif.

